You have yours... when u read... then you know mine

Tuesday, January 17, 2012

Surat untuk Mama di surga

Mama....


Biasanya Mama langsung tahu kalau aku sedang gundah...
Biasanya Mama berucap "capek ya?...istirahat aja...."
Mama tahu, aku capek secara emosi bukan fisik karena Mama tau aku seorang yang kuat
Mama tahu, bahwa hidup begitu penuh masalah


Mama, aku cinta Mama.
Aku kangen Ma...
Sangat berat kehilangan Mama
Kehilangan sosokMu


Terlebih ketika hidupku semakin berat
Aku semakin merasa "hampa" tanda kehadiran Mama dalam hidupku
Sering sekali muncul keingin untuk berhenti dan mencariMU
Namun aku takut ketika aku menyebrang dengan caraku, aku tidak akan menemukanMu


Mama, sampaikan kepada Tuhan bahwa aku sendiri
Katakan padaNya tanpaMu, pencobaan dari Nya serasa tak mampu kupikul
Bahkan kehilanganMU tak kunjung dapat ku atasi bahkan hingga hari ini
Aku tak berdaya Mama


Indahnya saat aku berbaring disebelahMu di ranjangMu
Saat kita semeja di ruang makan sambil menikmati kopiku 
Ketika Mama mengajakku keluar hanya demi aku
Waktu Mama menawarkan bantuan ketika melihatku kelelahan membereskan rumah


Mama, engkau luar biasa
Bahkan disaat waktuMu akan berakhir Engkau masih terlihat anggun bersahaja
Aku mengagumi ketulusan dan kebaikan hatiMu Mama
Tak sabar rasanya menemuiMu nanti


Yang membuatku kuat....mengingat bahwa semakin hari...semakin dekat waktu pertemuan kita nanti...

Monday, January 2, 2012

Meninggalkan Kita

Seperti seluruh bumi menindihku...sungguh berat rasanya
Namun sesuatu yang harus dilakukan
Untuk sekian waktu 


Kamu adalah alasanku tetap berdiri
Alasanku masih mau melihat dunia di pagi hari
Kekuatan yang hadir kala kekuatanku sirna
Pengisi kekosongan hatiku


Namun kerapuhanku tak mampu menerima terpaan masalah sewajar apapun
Ketidak stabilan emosiku hanya akan menjadi gangguan bagimu
Penderitaanku tak mungkin hilang olehmu
Aku terlalu mencintaimu untuk berharap dari keterbatasanmu


Kadang aku merasa sangat bodoh memberikan kepingan  terakhir hatiku kepadamu
Mempertaruhkan sisa-sisa kewarasanku
Menggadaikan jati diriku demi yang kita sebut "kita"
Membiarkan diriku merasakan ilusi


Sebaiknya aku melupakanmu
Menghentikan semuanya
Meninggalkan kamu...... dari hati

Saturday, December 31, 2011

Ironic

Malam terakhir sebelum pergantian tahun
Sendiri seperti sebuah titik 
Dunia luar bergejolak bergembira


Di depan netbook ku
Aku menemukan...
Bukan hal baru
Tapi sebuah kenyataan yang masih saja mengagetkaku


Tidak ada lagi kesetian
Tidak ada lagi komitmen
Tidak ada lagi kekudusan
Tidak ada lagi kesucian


Kemana perginya janji
Kemana perginya kejujuran
Kemana perginya kasih sayang
kemana perginya ketulusan


Aku menyesal mengenal dunia ini
Aku menyesal menjadi serupa dengannya
Aku menyesal mengetahui semua
Aku menyesal sempat merengguhnya


Perpisahan merubahku
Perpisahan merusakku
Perpisahan membunuh jiwaku
Perpisahan menodai jati diriku


Apabila besok aku masih ada
Aku akan berbeda
Aku tau semua
Dan aku tidak lagi sama